Senin, 24 Februari 2014

"PENTINGNYA BERUBAH"



Ada seorang anak kecil yang di dalam pergaulannya dengan teman-teman lain agaknya tidak disukai karena ternyata dia kurang menjaga kebersihan tubuhnya, badannya kotor, selalu berkeringat dan bau.
Sebenarnya ini adalah masalah biasa, umum terjadi dan tidak membutuhkan satu penyelesaian yang rumit. Jika anak tadi mau lebih perhatian menjaga kebersihan tubuhnya, mandi dengan benar, gosok gigi dengan teratur, dsb, maka tentu saja dia tidak akan mengalami lagi penolakan dari teman-teman sepergaulannya.

Tetapi ternyata banyak orang yang berpikir sebaliknya, mereka berpikir dia yang benar, wajar saja kalau kotor-kotor sedikit, memang teman-temannya adalah orang yang cerewet-cerewet, sok bersih, dll.
Sehingga akhirnya dia tetap tidak mau berubah menjadi lebih bersih dan jika didalam kehidupannya dia membutuhkan teman maka nantinya dia akan mencari teman yang sama-sama kotor atau lebih kotor dari dia.

Itulah gambaran lengkap dari ulah manusia. Selalu ada positif dan negatif, plus dan minus. Perbedaan dari kedua perilaku diatas terletak pada kemauan untuk berubah.
Jika mengacu pada hukum sebab akibat, sebenarnya diterima atau tidaknya didalam pergaulan hanyalah sebuah akibat dari satu sebab yaitu badan yang kotor. Sehingga kalau kita berorientasi pada hasil (akibat) agar dapat diterima kembali didalam pergaulan maka caranya tinggal merubah sebab-nya yaitu mengganti kotor dengan kebersihan.

Didalam semua aspek kehidupan kita, semua sebab utama adalah diri kita sendiri, cara berpikir kita, sikap kita, perilaku kita dan semua kebiasaan kita. Sehingga apabila kita ingin merubah semua akibat dari perbuatan kita, hasil kerja kita, kemampuan kita, prestasi kita dan masa depan kita, jalan satu-satunya adalah memiliki kemauan untuk mengubah diri sendiri, kemauan untuk selalu belajar, kemauan untuk mengembangkan cara berpikir kita, kemauan untuk memperbaiki sikap, kemauan untuk meningkatkan perilaku positif.
Pendek kata kemauan untuk berubah.

Kesalahan terbesar manusia bagi kemajuan pribadinya terletak pada ketidakmauan manusia tadi untuk berubah.
Mereka keras kepala, merasa paling benar, malas belajar dan masalah-masalah lain yang terkait dengan apa yang disebut zona kenyamanan.
Zona kenyamanan (Comfort Zone) seseorang terbentuk karena akumulasi dari pola pikir, sikap dan perilaku yang bertumpuk membentuk satu kebiasaan.
Apabila sudah terbentuk satu kebiasaan maka untuk keluar dari kebiasaan tadi akan sangat sulit, orang merasa tidak nyaman untuk menjalankan perilaku diluar kebiasaan tadi.
Jika seseorang sudah terbiasa “tidak mandi” maka walaupun tidak diterima didalam pergaulannya pun, dia masih rela mempertahankan zona kenyamanan-nya untuk lebih baik mencari teman yang sama-sama kotor dan bau.

Keluar dari Zona kenyamanan adalah perkara besar didalam hidup seseorang.
Kebiasaan seseorang bisa kebiasaan baik, bisa juga kebiasaan buruk.
Itulah mengapa seseorang yang mempunyai kebiasaan baik hidupnya selalu beruntung, bahagia dan sukses dan orang yang mempunyai kebiasaan buruk hidupnya selalu bernasib sial, tidak bahagia dan gagal.

Sukses dan gagal merupakan tradisi.
Dan tradisi tersebut hanya merupakan akibat yang diwariskan dari satu kebiasaan, maka beruntunglah orang-orang yang mempunyai kebiasaan baik sehingga hidupnya mempunyai tradisi sukses.
Dan bagi orang-orang yang mempunyai tradisi gagal, tengoklah kembali kebiasaan-kebiasaan pribadi anda, cara berpikir, sikap dan perilaku anda. Segeralah keluar dari zona kenyamanan anda, jangan keras kepala, berubahlah !

Hidup ini adalah proses belajar. Selalu belajar, berubah dan beradaptasi dengan orientasi pada hasil adalah kunci keberhasilan.
Didalam dunia yang sangat cepat mengalami perubahaan, faktor kemauan berubah sangat memegang peranan penting bagi masa depan kita.
Bahkan di dalam manajemen perubahan dikenal bahwa cara yang membawa keberhasilan kita hari ini akan menjadi cara kuno yang basi pada tahun atau bulan depan.

Berubahlah terus menuju keberhasilan!


Kamis, 20 Februari 2014

situs9: software super ampuh untuk membobol wifi hotspot a...

situs9: software super ampuh untuk membobol wifi hotspot a...: software super ampuh untuk membobol wifi hotspot atau wireless, Cara Membobol Dan Membuka Password Wifi / Hotspot, Cara Gampang melacak atau...

Hukum Pygmalion - Hukum Berpikir Positif


Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus.Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.

Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.
  • Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."
     
  • Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".
     
  • Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.
Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah,sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu." Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion,yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.
Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.
Misalnya,
  • Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
  • Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.
  • Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.

Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion. Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif. Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.
  • Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur,akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.
  • Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.

Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain.
Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.
Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik.
Tetapi jika kita berpikir buruk, kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri. Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia.
Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita."

Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai
Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam.Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.
Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.
Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah.
Seperti Pygmalion, begitulah.

Rabu, 19 Februari 2014

WAKTU ADALAH INVESTASI YANG TERBAIK



Apakah anda percaya bahwa uang diperoleh dengan bekerja?
Apakah anda percaya bahwa tidak bekerja = tidak ada uang?
Apakah sekarang anda bekerja untuk mendapatkan uang?
Sampai usia berapakah anda ingin tetap bekerja?
Bila anda sudah tidak bekerja, apakah anda nanti masih memiliki uang?
Bila anda sudah berhenti bekerja, dari manakah anda memperoleh uang?
Bila anda sudah berhenti bekerja, akan cukupkah uang anda?
Apakah anda mengenal konsep “PASSIVE INCOME’?
Alkisah, ada sebuah desa di kaki pegunungan. Sumber mata air terdapat di atas gunung. Setiap hari penduduk desa harus mengambil air dari atas gunung, dibawa turun ke desa di bawah kaki gunung tersebut.
Bila anda menjadi penduduk desa tersebut, bagaimana caranya anda mengambil air setiap hari? Ada dua pilihan:
  1. Menggunakan ember
  2. Membangun saluran air
Dari dua pilihan tersebut, yang manakah yang anda pilih?
99% orang pasti memilih membangun saluran air.
Apakah pilihan anda sama (membangun saluran air) ?
Mengapa anda tidak memilih menggunakan ember?
Banyak alasan orang tidak mau menggunakan ember, antara lain: tidak efisien, boros waktu, capek, dll.
Tetapi ada 2 hal yang sangat membedakan antara menggunakan ember dan membangun saluran air:
  1. Dengan menggunakan ember, berarti harus bolak-balik terus-menerus. Artinya harus terus-menerus MENGERJAKAN PEKERJAAN YANG ITU-ITU JUGA.
  2. Dengan menggunakan ember, pada saat kita berhenti, maka berarti AIRNYA JUGA BERHENTI SEKETIKA.
Tapi dengan pilihan kedua, yaitu membangun saluran air, ada 2 hal yang perlu kita ingat:
  1. Setelah saluran air selesai dibangun, AIR AKAN MENGALIR DENGAN SENDIRINYA, bahkan pada waktu kita tidur sekalipun.
  2. Dengan membangun saluran air, berarti kita BEKERJA SEKALI, TAPI HASILNYA KITA BISA NIKMATI TERUS MENERUS. Inilah maksud sebenarnya dari PASSIVE INCOME.
Apakah pekerjaan/bisnis anda sekarang lebih mirip dengan “prinsip ember” atau ‘prinsip saluran air”?
Apakah anda harus mengerjakan pekerjaan/bisnis anda setiap hari?
Apakah anda “dibayar” untuk kepandaian/kemampuan anda, atau hanya sekedar waktu anda saja?
99% pekerjaan adalah “hanya” menukar waktu anda dengan uang.
Buktinya, sewaktu anda berhenti mengerjakan pekerjaan/bisnis anda sekarang, apakah masih ada kemungkinan untuk terus mendapatkan penghasilan darinya?

Kembali ke pertanyaan di atas: SAMPAI USIA BERAPA ANDA AKAN TERUS BEKERJA?
Apakah anda BUTUH dengan apa yang disebut “passive income”?
Bila anda tidak ingin bekerja sampai tua, berarti anda BUTUH kesempatan untuk memperoleh “passive income”.
Berarti anda BUTUH untuk mulai membangun saluran pipa.

KAPAN WAKTU YANG TEPAT untuk mulai membangun saluran pipa?
Waktu yang tepat yang terbaik adalah: KEMARIN
Sekarang hanya ada waktu yang tepat urutan kedua, yaitu: HARI INI

Faktanya, saya BUTUH “membangun saluran air”, tapi saat ini saya terlalu sibuk dan tidak punya waktu. Bagaimana caranya?
  1. Pekerjaan dengan “menggunakan ember” TIDAK AKAN PERNAH SELESAI. Jadi TIDAK ADA GUNANYA MENUNGGU waktu yang tepat lagi.
  2. Bila anda benar-benar BUTUH, maka pasti WAKTU akan ada dengan sendirinya. Sama seperti anda “butuh” masuk kantor, anda “butuh” buka toko, anda “butuh” meninjau pabrik, anda “butuh” pergi liburan, dsb. Sekali lagi, bila anda benar-benar BUTUH “membangun saluran air” dan menganggapnya benar-benar PENTING, maka ANDA PASTI PUNYA WAKTU untuk itu.
  3. Semakin lama anda menunda membangun saluran pipa, semakin lama pula anda terjebak menggunakan ember terus-menerus.
  4. Pekerjaan dengan menggunakan ember, semakin lama akan semakin berat. Tidak pernah menjadi semakin mudah.
  5. Mulai membangun saluran air pada saat kita masih bisa menggunakan ember, adalah hal yang sangat bijaksana. Bila kita baru mau membangun saluran pipa pada saat sudah tidak bisa menggunakan ember lagi, semuanya sudah jadi sangat terlambat.
  6. Ingat, WAKTU YANG TEPAT SUDAH LEWAT, tinggal bagaimana kita MENGGUNAKAN HARI INI AGAR TIDAK SEMAKIN TERLAMBAT.
  7. Tidak ada yang bisa mengatur waktu anda, sebaik anda sendiri.
Kita sudah melihat prinsip “passive income” dengan membangun saluran air. Mari kita teruskan cerita “membawa ember” dan “membangun saluran air” tadi.
Bagaimana caranya bagi seorang pembawa ember, bila dia ingin memperbanyak air yang bisa dibawanya tiap hari? Ada beberapa pilihan yang biasa dilakukan:
  1. Memperbesar ukuran ember.
Bisa diartikan, kita menerima ‘kenaikan jabatan” yang disertai bertambahnya tanggung jawab dan bertambahnya beban pekerjaan tersebut.
  1. Menambah jumlah ember yang dibawa.
Bila penghasilan dari satu pekerjaan tidak cukup, biasanya kita mencari pekerjaan kedua, atau bahkan ketiga. Biasanya ada satu pekerjaan yang “full-time” dan ada beberapa yang “part-time”.
  1. Menambah waktu kerja.
Singkatnya, lembur siang-malam. Tidur hanya 2-3 jam sehari.

Apakah cara-cara di atas mampu memperbanyak air (memperbesar penghasilan) kita?
Tentu saja bisa. Tetapi cara-cara di atas SANGAT TERBATAS, untuk 2 hal:
  1. Terbatasnya tenaga
  2. Terbatasnya waktu

Karena cara-cara di atas SANGAT TERBATAS, maka kita perlu mengingat fakta-fakta di bawah ini (karena kita seringkali lupa) :
  1. Dengan mengandalkan prinsip ‘membawa ember”, kita SELAMANYA TIDAK MUNGKIN SUKSES besar, karena sudah terbukti SANGAT TERBATAS.
  2. Oleh karenanya, TIDAK PERNAH ADA orang-orang terkaya (tersukses) yang mencapai kesuksesannya saat ini dengan mengandalkan prinsip “membawa ember”.
  3. Semua pakar-pakar ternama di dunia mengajarkan bahwa dengan “membawa  ember”, tidak akan membawa kita kemana-mana. Hanya di situ-situ saja seumur hidup. (Misal: Robert T. Kiyosaki dalam “Rich Dad Poor Dad”)
  4. Bila kita SEUMUR HIDUP hanya ngotot dengan “membawa ember” saja, SUDAH PASTI kita tidak bisa mencapai sebagian besar impian kita, karena satu hal pasti: membawa ember itu potensinya SANGAT TERBATAS.
  5. Anda tidak perlu mencari bukti lebih banyak lagi. Orang-orang di sekitar kita sudah banyak yang menjadi contoh dan bukti mutlak, bahwa dengan hanya “membawa ember” saja, maka TIDAK MUNGKIN bisa benar-benar sukses.

Nah, sekarang bagaimana dengan “membangun saluran air”?
Tadi kita sudah sepakat bahwa: setelah saluran air selesai dibangun, air akan terus mengalir, bahkan pada saat kita tidur.
Pertanyaannya: Bagaimana bila aliran air tersebut tidak cukup. Bagaimana bila kita ingin memperbesar kapasitas air yang mengalir? Terbatas jugakah?

Jawabannya: DENGAN SATU SALURAN AIR, MEMANG TERBATAS.
Tapi ingatlah hal ini:
  1. Setelah satu saluran air selesai dibangun, KITA BISA MULAI MEMBANGUN SALURAN AIR lainnya.
  2. Pada saat kita membangun saluran air yang kedua (atau ketiga), SALURAN AIR PERTAMA TETAP MENGALIR airnya.
  3. Artinya, kita bisa membangun BANYAK SEKALI SALURAN AIR, dan ini berarti PENGHASILAN KITA MENJADI TIDAK TERBATAS.

Inilah yang kita sebut dengan “UNLIMITED INCOME”, yaitu sebuah PENGHASILAN DENGAN POTENSI YANG TIDAK ADA BATASNYA.
Batasnya hanya ditentukan oleh serajin apa kita membangun saluran-saluran air kita.

Lalu kapan berhentinya? Sama juga donk dengan “membawa ember”?
Beda sekali. Bedanya :
  1. Dengan “membawa ember”, begitu kita berhenti, SEMUA PENGHASILAN SERTA MERTA BERHENTI TOTAL.
  2. Dengan “membangun saluran air”, begitu kita berhenti, PENGHASILAN KITA MASIH TETAP MENGALIR TERUS.
Yang berhenti hanya pertumbuhan penghasilannya (dan pada prakteknya, itupun bukan berhenti bertumbuh sama sekali, hanya menjadi lebih lambat saja). Pada suatu saat, bila kita sudah cukup “puas” dengan tingkat penghasilan kita saat itu, tentu boleh-boleh saja punya alasan untuk berhenti, dan mulai benar-benar menikmati “passive income” yang “unlimited”.

CATATAN PENTING :
  1. Membangun saluran air pasti perlu waktu.
  2. Untuk mencapai “unlimited income”, kita mungkin harus membangun beberapa saluran air.
  3. Oleh karena itu PENTING SEKALI agar kita MULAI MEMBANGUN SALURAN AIR YANG PERTAMA SECEPAT MUNGKIN, SEDINI MUNGKIN.
  4. Sebelum kita MULAI membangun saluran air kita yang pertama, artinya kita juga BELUM memulai usaha kita mencapai “unlimited income”.
  5. Inilah juga alasan terpenting mengapa kita TIDAK BOLEH MENUNDA-NUNDA LAGI untuk MULAI membangun saluran pipa kita yang pertama, baru nanti ada yang kedua, ketiga dan seterusnya.
  6. MULAILAH HARI INI JUGA.


Sekali lagi tentang “ember” dan “saluran air” :
                                                                                  
  1. Apakah “ember” bisa anda wariskan ke anak anda?
Tentu saja bisa. Tapi ingat, bila anda mewariskan ember kepada anak anda, berarti pula:
  • Anda bisa mewariskan embernya, tapi TIDAK AIRNYA.
  • Anak anda TETAP HARUS BOLAK-BALIK mengangkut air sendiri setiap hari.
  • Anda bisa mewariskan bisnis anda kepada anak/keluarga anda, tapi ingat, anak/keluarga anda tetap harus “meneruskan” bisnis anda tersebut.
  • Bila anak anda BERHENTI membawa ember, AIRNYA PASTI BERHENTI JUGA kan.

  1. Apakah “saluran air” bisa anda wariskan ke anak anda?
Jelas bisa.
  • Hebatnya, bila anda mewariskan “saluran air” ke anak anda, maka berarti anda juga SEKALIGUS mewariskan airnya.
  • Air tetap akan mengalir terus, walaupun anda sudah tidak ada lagi.
  • Kehidupan anak/keluarga anda JAUH LEBIH TERJAMIN bila anda mewariskan saluran air, bukannya ember.

Banyak orang yang gagal melihat kelebihan mewariskan saluran air dibandingkan dengan mewariskan ember.

Mana yang anda pilih untuk diwariskan ke anak anda?
EMBER atau SALURAN AIR ???

Bila anda memilih untuk mewariskan SALURAN AIR, maka ada beberapa hal yang penting untuk anda ingat:
  1. SEGERA mulai membangun saluran airnya. Anda TIDAK BISA MEWARISKAN APA YANG ANDA TIDAK PUNYA.
  2. Bila anda setuju, bahwa untuk membangun saluran air itu diperlukan waktu, maka itu pula lah alasannya mengapa anda harus MULAI SAAT INI JUGA.
  3. Semakin terlambat anda mulai membangun saluran air, maka SEMAKIN BESAR RESIKONYA bahwa saluran air itu tidak SELESAI PADA WAKTUNYA.
  4. Bila saluran air itu BELUM SELESAI pada waktunya, dan anda sendiri tiba-tiba tidak bisa meneruskannya lagi, maka ANAK ANDA TIDAK AKAN MEWARISKAN APA-APA. Tidak mewariskan saluran air, dan besar kemungkinan juga tidak mewariskan “ember” pula.
  5. Membangun saluran air bukan HANYA UNTUK ANDA, tapi juga UNTUK MASA DEPAN ANAK-ANAK DAN KELUARGA ANDA.
  6. Bila membangun saluran air SEDEMIKIAN PENTINGNYA, hanya ada satu hal yang bisa kita lakukan: MULAILAH SAAT INI JUGA.
  7. Karena SEDEMIKIAN PENTINGNYA arti saluran air ini bagi masa depan anak dan keluarga kita, maka berarti pula TIDAK ADA ALASAN APA PUN untuk tidak segera mulai membangun saluran air ini. Tidak ada alasan waktu, tidak ada alasan ketrampilan, dan tidak ada alasan-alasan lainnya.
  8. Hal ini karena membangun saluran air adalah TERAMAT SANGAT PENTING SEKALI.

Beberapa pertanyaan terakhir:
  1. Apakah anda sudah paham kelebihan membangun saluran air dibandingkan dengan membawa ember? (passive income, unlimited income, warisan)
  2. Apakah pekerjaan/bisnis anda sekarang lebih dekat ke “membawa ember” atau ke “membangun saluran air”?
  3. Apakah anda BUTUH untuk membangun saluran air?
  4. Bila seumur hidup anda tidak punya saluran air, apakah anda merasa hidup anda akan baik-baik saja? (karena faktanya hanya sedikit sekali orang yang memilih membangun saluran air)
  5. Bila seumur hidup anda hanya membawa ember, apakah anda merasa biasa-biasa saja? (karena sebagian besar orang yang seperti itu, seumur hidup hanya membawa ember saja)
  6. Apakah dengan adanya saluran air akan banyak membantu anak/keluarga anda nantinya?
  7. Apakah masa depan anak/keluarga anda bisa banyak berubah bila anda mau mulai membangun saluran air?

Kondisi kita saat ini adalah akibat pilihan-pilihan kita di masa lalu.
Kondisi kita di masa depan tergantung dari pilihan-pilihan kita saat ini.

(micy)

EVERYONE IS NUMBER ONE
 

Info login La Hamu di NOMOR1.com 
Username:
Password:

Gunakan username dan password di atas untuk login di alamat: http://www.nomor1.com

sweet memory



Cobalah renungkan sejenak Sweet Memory terindah di dalam kehidupan Anda, sambil mengenang masa-masa yang indah tersebut. Misalnya masih teringat olehku suatu kenangan terindah sewaktu aku masih bersamanya, sewaktu aku masih menjalani hidup penuh dengan kebahagiaan, sewaktu cinta itu masih ada bersamanya, masih melekat erat dan masih memberikan senyumnya padaku…..Marilah kita ber-nostalgi sejenak sambil mengenang pada saat ketika kita khusus bangun tengah malam.

Pada umumnya orang senang mengenang kembali masa remajanya atau pada saat usia puber. Mengenang Date yang pertama dimana kita nonton atau makan bareng.Renungkanlah oleh Anda ketika masa pacaran pertama di sekolah/kuliah atau pada saat pergi liburan keluar kota.

Sweet Memory tidak harus selalu ada kaitannya dengan pacaran, misalnya bisa juga pada saat kita pertama kali mengendarakan motor/mobil atau pada saat kita pentas atau pada saat merayakan pesta HUT ataupun pesta perkawinan dll-nya. Sweet Memory tidak tergantung dari usia buktinya mang Ucup masih mengalami banyak sekali Sweet Memories setelah usia kepala enam.

Sayangnya Sweet Memories ini tidak bisa diulang balik, karena kita tidak bisa memutar balik jam waktu. Mungkin pada saat tersebut kita pernah merasakan sakitnya, karena merasa dihianati, tetapi kalau direnungkan kembali, lebih banyak masa indahnya daripada sakitnya oleh sebab itulah kita senang mengingatnya kembali. Pengalaman negativ seseorang akan lebih mudah dan lebih cepat terlupakan, karena kita lebih senang mengingat hal-hal yang menyenangkan dan positiv.

Menurut Profesor Wildschut dari Universitas Southampton, cara terbaik dan termudah untuk mengurangi beban stress kita ialah dengan cara "Mimpi Mundur" atau mengingat kembali masa-masa indah; diwaktu yang lampau atau dalam istilah kerennya bersnostalgian. Hal ini tidak perlu kita lakukan secara nyata; cukup apabila kita bisa mengenang kembali semuanya di dalam otak kita.

Berdasarkan hasil penelitian ternyata 79% dari manusia di kolong langit ini minimum seminggu sekali secara langsung atau tidak langsung di ingatkan kembali akan masa lampaunya. Misalnya melalui musik, film, lokasi atau bertemu dengan orang-orang tertentu, bahkan dari wangi parfum pun orang bisa teringat kembali akan masa lampaunya.

Pada jaman dahulu kita belum memiliki keinginan untuk barang-barang konsumen seperti sekarang ini. Hidup kita dahulu jauh lebih sederhana dan jauh lebih bersahaja, tapi kita merasa lebih bahagia.

Pada saat itu kita masih bisa menikmarti kasih sayang ibu kita 100%, sebab seorang ibu, mengemban tugasnya sebagai ibu 100% jadi tidak hanya sekedar 10% seperti saat sekarang ini, karena harus membantu sang suami mencari uang. Cobalah lihat keluarga mana yang masih bisa melaksanakan budaya makan bareng seluruh keluarga ?

Semakin tua seseorang semakin banyak pulalah ia membicarakan mengenai masa lampaunya. Semakin tua seseorang semakin ia merasakan kesepian. Dengan bernostalgi kita bisa merasakan kembali bagaimana dahulu kita dikasihi maupun dihargai. Maklum pada saat tersebut, kita masih gagah, muda, cantik dan ganteng dibandingkan dengan sekarang dimana rambut sudah mulai rontok dan beruban, wajahpun sudah penuh dengan keriput. Jadi wajarlah apabila kita lebih senang mengenang akan masa emas atau masa jaya kita diwaktu muda

Sweet Memories adalah miliki kita satu-satunya yang paling indah yang tidak akan hilang dimakan waktu dan tidak bisa diambil oleh siapapun juga. Sweet Memories ini sudah menjadi bagian dari hidup kita yang dibawa ke manapun kita pergi. Percayalah pada saat Anda sedang merasa duka dan tidak tahu lagi apa yang harus Anda lakukan, selainnya berdoa, usahakanlah untuk mengingat kembali kenangan indah Anda. Pasti ini akan bisa menghibur Anda !

Mogah-mogahan melalui tulisan ini saya bisa membangkitkan kembali Sweet Memories Anda. Melalui Sweet Memories ini; secara tidak langsung otak kita bisa liburan/istirahat sejenak dari segala macam stress maupun problem sehari-hari kita, bahkan bisa membuat panjang umur.

Senin, 17 Februari 2014

OMBAK KECIL DAN OMBAK BESAR

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - OMBAK KECIL DAN OMBAK BESARAlkisah, di tengah samudra yang maha luas, tampaklah ombak besar sedang bergulung-gulung dengan suaranya yang menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa. Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil bersusah payah mengikuti. Ia terlihat lemah, tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang. Akhirnya, ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi. Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan, mengapa dirinya begitu lebih lemah dan tak berdaya? Suatu kali, ombak kecil bermaksud mengadu kepada ombak besar. Sambil tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu!” Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar d....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Cerita Kisah Cinta



Bagi Anda penyuka cerita kisah cinta, khusunya cerita kisah cinta romantis yang mengharukan, maka pada kesempatan kali ini blog Berita Terhangat ingin berbagi sebuah cerita, yaitu cerita yang berjudul "Diary untuk Rin" yang secara lengkapnya bisa Anda baca berikut ini: 

Cerita ini  dikisahkan oleh seorang pria bernama Duel yang memiliki seorang adik perempuan bernama Rin. Suatu hari Rin mengalami kecelakaan yang menyebabkan ia koma untuk waktu yang lama. 

Pada hari kedua setelah Rin mengalami kecelakaan, seorang pria seumuran Rin datang melihat Rin. Dari parasnya sudah bisa kutebak kalau namanya adalah, Zero pria yang sering Rin ceritakan kepadaku.

"Anu.. nama kamu Zero kan ?" tanyaku padanya.
"Ya.. Mengapa kakak bisa tahu namaku ?" Tanyanya heran.
"Rin sering menceritakan tentang kamu, apakah kamu kekasih Rin?"

Setelah diam sejenak ia menjawab “Bukan.. Aku sahabatnya. Jujur aku mempunyai perasaan lebih pada Rin. Tapi, sampai ia koma sekarangpun aku belum menyatakan kepadanya” Ucapnya sambil menatap kearah Rin yang terbaring koma.
"Kakak rasa Rin juga mempunyai perasaan yang sama kepadamu Zero"
"Maksud kakak ?"

"Sebaiknya kamu membaca diary yang Rin tulis ini" Ucapku sambil menyodorkan diary itu padanya.

Sejenak aku melihat Zero yang membaca diary tersebut terlihat sedih. Terang saja, soalnya aku tahu, diari itu berisi tentang perasaan Rin pada Zero selama ini.

Sejak saat itu, Zero selalu datang melihat Rin yang koma setiap hari. Sampai-sampai terkadang aku melihat dia mengerjakan tugas sekolah di ruangan Rin. Sering kuintip dari sisi pintu, Zero memegang tangan Rin sambil berbicara sendiri entah dengan siapa, tapi aku biarkan saja karena aku tahu Zero seperti itu untuk menghibur dirinya sendiri dengan cara menganggap Rin telah sadar dari komanya.

Setelah tiga bulan, akhirnya Rin sadar dari komanya. Tidak seperti biasanya, pada hari dimana Rin sadar Zero malah tidak datang. Padahal Zero tidak pernah absent mengunjungi Rin sejak hari pertama ia datang meelihat Rin. Setelah kondisi Rin membaik, aku mulai menceritakan tentang apa yang terjadi selama tiga bulan Rin koma, termasuk perasaan dan tingkah Zero selama itu. Aku senang melihat Rin mulai tersenyum ketika aku menceritakan tentang Zero.

"Kakak tahu..? Dalam kondisi enggak sadar aku selalu merasakan Zero disisiku. Kami mengobrol bersama dan ia selalu mendukung agar aku cepat sembuh" Ucap Rin padaku.

"Yahh mungkin saja apa yang dilakukan Zero selama ini telah membantu Rin agar sadar dari komanya" pikirku.

"Kata kakak,Zero selalu datang setiap hari, tapi mengapa aku tidak melihat dia sama sekali hari ini..?" Tanya Rin heran.

"Kakak juga enggak tahu, mungkin Zero ada keperluan yang enggak bisa dia tinggal. Kamu bersabar saja yahh" Jawabku. Sebenarnya aku juga merasakan ada hal yang aneh yang terjadi hari itu.

Beberapa hari telah berlalu, Rin sudah terlihat cukup sehat dan bisa berjalan. Tetapi ia terlihat sangat sedih dan kecewa karena Zero tidak datang sama sekali semenjak Rin sadar dari komanya. Akhinya siang itu aku memutuskan untuk mengajak Rin kerumah Zero untuk menemui Zero. Dirumahnya kami melihat seorang ibu yang terlihat sedang menangis. Dengan memberanikan diri kami menanyainya :

"Permisi.. apakah ini rumah Zero bu ?" tanyaku pada ibu itu

Tetapi bukannya menjawab ibu itu malah semakin menangis dan tak berapa lama kemudian seorang perempuan keluar dan mengajak kami agar sedikit menjauh dari ibu itu.

"Kamu Rin kan ..?" Tanya perempuan itu pada Rin.
"Ya kak,Zero mana ? kenapa aku enggak melihatnya ?"

Sejenak aku melihat perempuan itupun menangis dan masuk kembali kedalam rumah. Beberapa saat kemudian perempuan itu keluar kembali dan menyodorkan sebuah diari yang bertuliskan “Untuk Rin” Dihalaman depannya. Samar-samar disana aku melihat bercak merah, entah apakah itu aku juga belum tahu pada awalnya

"Beberapa hari yang lalu saat Zero pulang dari melihat Rin seperti biasanya. Zero mengalami kecelakaan yang menyebabkan pendarahan parah pada kepalanya. Tim medis tak dapat menolong banyak dan akhirnya Zero meninggal pada hari itu sambil memegang Diary ini." Ucap perempuan itu yang membuat kami sangat kaget. Kontan saja Rin yang kala itu terdiam langsung menangis sambil berteriak nama Zero. Akupun yang tak kuasa melihat Rin ikut menangis karena tidak menyangka hari itu adalah hari terakhir aku melihat Zero.

Dengan berbekal alamat dan denah dari perempuan tadi, kami mengunjungi makam Zero. Disana kami memanjatkan doa. Tetapi Rin yang kala itu masih bersedih sama sekali tidak bisa menahan rasa tangisnya. Di makam itu Rin kemudian membuaka diari yang ia dapatkan, di diari itu tertulis persaaan Zero selama tiga bulan Rin koma. Dan pada tulisan terakhir nya terdapat foto Zero dan Rin yang dibawahnya tertulis "Ya tuhan, jika nanti aku telah tiada, tolong engkau jagalah ia untuku ya Tuhan. Pertemukanlah ia dengan lelaki lain yang bisa membuatnya tersenyum dan mencintai serta menjaganya dengan ikhlas sama seperti yang aku lakukan selama ini"

Hidup kita adalah apa yang kita pikirkan


Entah kenapa baru kali ini saya baca buku, tapi belum mampu menghabiskan isi buku Secret ini, dan anehnya lagi bukan karena saya tidak suka dengan isi buku tersebut, jujur, saya penasaran dengan kelanjutan demi kelanjutan dari tiap halaman yang say abaca. Tapi, ketika saya baru membaca 2-3 lembar halaman, saya seakan dipaksa untuk flashback ke pengalaman hidup yang kemarin saya alami.
Sekali lagi, ini semua tentang pikiran. Sesimple itu. Tapi ketika dulu saya mengalaminya, saya pun dibuat tak berkutik, dan dipaksa menyerah karena saya tidak tahu trik-trik yang harus diambil ketika menghadapi kondisi seperti yang saya alami kemarin, betapa hebatnya pikiran kita ini. Dia menarik hal-hal yang kita pikirkan, ketakutan akan menarik ketakutan, kegembiraan akan menarik kegembiraan.
Flashback 8 bulan yang lalu, hidup saya ini rasanya tidak tenang, bangun tidur gelisah, panik, selalu ngecek hape, ada sms tagihan nggak? Ada telpn dari penagih nggak? Hampir setiap hari saya merasakan kondisi seperti itu. Sampai pada akhirnya, saya berada di suatu kondisi yang membuat saya pasrah dan menyerahkan semuanya kepada Pemilik Hidup. Sedikit demi sedikit, saya memupuk pikiran dengan ucapan2 positif, waktu itu hanya bersyukur yang bisa saya lakukan, karena nggak ngerti lagi mau ngapain.
Tuhan itu luar biasa, sedikit demi sedikit, diberi petunjuk, diberi jalan, kondisi mulai berangsur-angsur tenang, mulai berani lagi melangkah, mulai lagi mengangkat kepala-tidak lagi tertunduk lesu. Saya mencoba mengingat2 lagi kebiasaan2 lama yang senang saya lakukan. Dolan ke toko buku, memilih baju terbaik – kemudian pergi ke mall, bukan untuk pamer tapi lebih membangunkan semangat di diri saya sendiri yang sedang drop, berulang2 hal2 yang saya sukai saya lakukan, terus dan terus.
Ketika hari ini, saat ini, saya bisa menuliskan semuanya cerita ini, saya percaya satu hal, bahwa saat ini posisi saya sedang “bergeser” yang setahun kemarin berada di bawah, sekarang menuju ke atas. Dan itu bukan perjuangan saya sendirian, ada Tuhan yang membantu dan tidak pernah meninggalkan saya, Orang-Orang Hebat yang Tuhan kirimkan untuk mensupport saya dan Orang2 tercinta-terkasih yang tidak pernah berhenti mensupport dengan cara mereka.

Minggu, 16 Februari 2014

Renungan

Wahai sahabat�.
Tanpa disadari waktu terus berjalan dengan cepat, yang tidak bisa kita kembali lagi untuk mengulangnya.
 Apakah semua amalan kita sudah cukup untuk bekal kita nanti? berhati-hatilah terhadap kegelinciran yang tidak kita sadari. Bawalah bekal dari dunia sebelum mati. Marilah kita koreksi kembali diri kita masing-masing (instropeksi), dan takutlah kepada Allah ketika khalwat (sendiri). Berfikirlah, renungkanlah, berlombalah dan perbanyaklah amal-amal dalam usia yang pendek ini:o:p>
  • Sebelum ada panggilan perpisahan
  • Sebelum mati datang tiba-tiba
  • Sebelum terhalang antara diri dan antara kesukaan dalam hidup ini
  • Sebelum berangan-angan untuk kembali ke dunia, dimana hal itu tidak mungkin terjadi
Wahai Sahabat�
Persiapkanlah bekal untuk perjalanan kita yang hampir sampai waktunya. Perjalanan yang tidak mungkin kembali. Bersungguh-sungguhlah dan bersiap-siaplah untuk perjalanan tersebut. Perbanyaklah amal-amal shalih, sebab tak lama lagi dunia ini akan berpisah dengan kita dan akhirat segera menjelang. Bekal untuk perpisahan ke rumah abadi harus disediakan. Bangkit dan tanamkan ketaqwaan dalam perkataan dan perbuatan. Jangan terlalu berbangga dengan kehidupan dunia. Jangan memperbanyak hal-hal yang membawa dosa. Hati-hatilah dan jangan tertipu oleh angan-angan yang menyesatkan.
Dibelakang kita adalah kuburan-kuburan yang mengerikan, mencekam dan penuh ancaman yang menyulitkan. Nafas terasa sempit dan akan melihat hal-hal yang belum pernah kita perkirakan sebelumnya. Kesulitan besar akan dialami ditempat tersebut. Disanalah hati terasa copot, dan jiwa akan teringat waktu-waktu yang ditinggalkan tanpa amal. Serta berangan-angan sekiranya bisa menambah kebaikan, pasti akan ringanlah hukuman yang ditimpakan. Namun itu tidak mungkin. Allah berfirman (QS Yunus : 30) : �
 Ditempat itu (padang mahsyar) tiap-tiap diri merasakan pembalasan dari apa yang telah diperbuatnya dulu, mereka dikembalikan kepada Allah Pelindung mereka yang sebenarnya dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan.�
Wahai Sahabat, Kecemasan dan penyesalan terhadap dunia yang berakhir dengan kemusnahan dan kerusakan; kecemasan dan penyesalan terhadap umur panjang namun membosankan, semua itu tidak ada artinya.Waktu terbuang percuma diatas permadani permainan dan kealpaan, siang malam dihabiskan untuk kenikmatan dan kesenangan fana serta syahwat, atau membaca bacaan yang merangsang bahkan mendorong pada perbuatan dosa dan kesalahan besar.
Dengan penyesalan yang tak terhingga itu, kita pergi dan tak akan kembali. Penyesalan atas dosa yang pasti dihisab (dihitung), baik yang besar maupun yang kecil, penyesalan atas kalbu yang alpa dalam kegelapan, penyesalan atas lidah yang tak henti-hentinya berdusta, bergunjing, memfitnah, dan lain sebagainya; penyesalan atas lidah yang tak pernah berdzikir kepada Allah Pencipta langit, semua itu tinggal penyesalan dan penyesalan. Alangkah ruginya orang yang menghabiskan umurnya dalam kemungkaran dan dosa besar, orang yang dagangannya maksiat dan dosa-dosa.
Wahai Sahabat�
Janganlah berbicara tentang dunia seolah seperti layaknya orang zahidin (orang yang tidak tamak kepada dunia), namun perbuatan kita di dunia tak ubahnya seperti orang-orang yang memuja dunia. Kita menyukai orang shalih tapi tidak beramal seperti mereka. Kita benci kepada orang yang berbuat kemungkaran, sementara kita sendiri justru seperti mereka.Kita takut mati karena merasa banyak dosanya, hingga sama sekali tidak ingin mati. Kita tidak yakin pada rezeki yang diberikan dan tidak melakukan apa yang diwajibkan. Kita tenang-tenang saja mengerjakan dosa saat memperoleh kenikmatan, bahkan meminta tambahan kenikmatan lagi tanpa bersyukur.
Ya Allah anugrahkanlah kepada kami perbaikan atas kekurangan-kekurangan yang ada pada kami. Jadikanlah takwa sebagai bekal kami. Dalam agama-Mu kami berjihad. Kepada-Mu-lah kami bertawakal dan bersandar, dengan rahmat-Mu Allah Yang Maha Pengasih.
Wahai para hamba Allah, Bagaimanakah bila ruh telah sampai ditenggorokan, dan betis-betis saling bertindih, suami istri saling berpisah dengan anak-anak dan teman-temannya? Bagaimanakah bila sudah diusung diatas pundak-pundak, dan kemudian dibaringkan dengan berbantal tanah dalam kegelapan kubur, serta sempitnya lahat? Bagaimanakah bila datang kepada anda malaikat Munkar dan Nakir yang mendudukkan anda lalu bertanya? Bagaimanakah bila anda keluar dari kubur pada hari kebangkitan nanti? Bagaimanakah bila rapor anda berterbangan, sedang shirat(titian) telah dipasang, timbangan telah disiapkan. Allah, Allah�
Ingatlah wahai hamba Allah, inilah tempat kembali. Inilah akhirnya.
Wahai Sahabat, Pintu taubat masih terbuka dan Allah masih membebaskan hamba-Nya yang mukmin. Kembalilah dan datanglah kepada-Nya dengan tunduk. Luangkanlah waktu untuk menghadapkan wajah kepada-Nya sebagai ganti atas sibuknya urusan dunia yang fana ini. Semoga Allah memperbaiki keadaan kita, dan mengampuni dosa-dosa kita.

Sabtu, 15 Februari 2014

PELANGI

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - PELANGIDi suatu masa warna-warna di dunia mulai bertengkar. Semua menganggap dirinyalah yang terbaik yang paling penting, yang paling bermanfaat dan yang paling disukai. HIJAU berkata: "Jelas akulah yang terpenting. Aku adalah pertanda kehidupan dan harapan. Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan dan dedaunan. Tanpa aku, semua hewan akan mati. Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna mayoritas..." BIRU menginterupsi: "Kamu hanya berpikir tentang bumi, pertimbangkanlah langit dan samudra luas. Airlah yang menjadi dasar kehidupan dan awan mengambil kekuatan dari kedalaman lautan. Langit memberikan ruang dan kedamaian dan ketenangan. Tanpa kedamaian, kamu semua tidak akan menjadi apa-apa." KUNING cekikikan: "Kalian semua serius amat sih? Aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia. Matahari berwarna kuning, dan bintang-bintang berwarna kuning. Setiap kali kau melihat bunga matahari, seluruh dunia mulai tersenyum. Tanpa aku, dunia tidak ada kesenangan." O....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 14 Februari 2014

Cara Menenangkan Hati Dalam Islam


Hati adalah tempat terdalam dari diri manusia yang dapat di katakan sebagai pusat terbentuknya kepribadian kita.
Hati merupakan sebongkah karunia dari Allah, karena dengan adanya hati kita dapat merasakan adanya kekecewaan, kemarahan, kebahagiaan, serta kesedihan dan lain sebagainya.

Tak kala seseorang merasa senang, maka hati pun ikut tenang, tentram, dan damai serasa indah.
Namun, jika datangnya sebaris pilu menyeruak batin tak dipungkiri lagi hati menjadi gundah gulana alias GALAU.
Rasa kegalauan itu akan menggoyahkan hati juga fikiran, hingga membuat hati tidak terasa tenang.

Bagi seorang muslim yang fasih, mungkin beberapa hal berikut sudah biasa di lakukan.
Akan tetapi ada juga muslim yang seperti saya yang membutuhkan motivasi dan dorongan yang seharusnya muncul dari dalam hati kita sendiri agar dapat nyaman di setiap helaan nafas.
Ada banyak berbagai cara yang dapat di tempuh untuk memnenangkan hati kembali, dan beberapa caranya sebagai berikut :

1. Istigfar

Hal pertama yang paling mudah dan tak jarang juga selalu terlupakan adalah istigfar, atau memohon ampun kepada Allah secara spontan.
Karena, bila kegalauan datang maka perilaku seseorang menjadi tak terkontrol dengan baik dan dapat mengarahkan kita kepada emosi yang tak bermanfaat.
Sangat dianjurkan untuk selalu mengucap "astagfirullahal adziym, alladzi laa illaaha' illaullahuwal hayulqoyum wa' atubuu illaiih" di setiap waktu untuk menjaga hati bila sewaktu-waktu ada hal buruk tak terduga. (nauzubillah)

2. Berwudhu

Wudhu bukan hanya membersihkan raga, tetapi juga hati bila kita lakukan dengan ikhlas lillahi ta'alla.
Dengan berwudhu, kita sama seperti mancurahkan 8 (delapan) do'a di setiap rukun wudhu tersebut.Penjelasan wudhu tunggu artikel berikutnya ya saudara.
Manfaat berwudhu juga dapat langsung kita rasakan setelah melakukannya, yaitu kesegaran dari air suci yang kita gunakan untuk mebasuh beberapa anggota tubuh kita.

3. Sholat

Bukan hanya sholat wajib (fardu') saja yang dapat menenangkan hati, sholat sunnah pun akan bermanfaat sama bila kita sungguh-sungguh dan benar-benar khusyuk mengerjakannya.
Karena sholat adalah titik terdekat kita kepada sang Khalik, Allahu ya karim. Dan sholat memberikan beragam manfaat yang insyaAllah kita dapatkan.

4. Dzikrullah

Dzikir, atau mengagungkan Allah, mensucikan keesaan Allah, mengindahkan Allah.
Segala sesuatu yang dipuji akan memberikan timbal balik yang sama besarnya. Begitupun dengan berdzikir yang menyerukan nama baik Allah, maka Dia akan memberikan apa yang kita inginkan dan akan menenangkan hati kita.
Namun itu berdasarkan ridho Allah, yang terpenting kita ikhlas mengerjakannya.

5. Membaca Al-Qur'an

Melantunkan ayat suci Al-Qur'an juga dapat menimbulkan benih ketentraman dalam jiwa yang berpengaruh pada hati. Ini di sebabkan kandungan arti dalam ayat yang terserap oleh rohani kita membuahkan aura positif, tentu saja di iringi dengan kemauan yang kuat untuk mebaca agar mendapat nilai yang maksimal.

Tapi semua di atas kembali pada diri kita masing-masing, karena beragam masalah memiliki beragam jalan keluarnya juga.
Saya hanya memberikan saran yang mudah-mudahan inilah saran yang baik di dalam hidup kita di dunia ini.

Akhiru kallam, saya harap kita dapat saling bercerminkan diri agar dapat memperbaiki diri agar menjadi manusia yang selalu bartambah kebaikan di mata Allah S.W.T
Terimakasih telah mebaca artikel ini, semoga dapat memberikan manfaat sebaik mungkin.
Aamiin ya Allah..


Wassalamualaikum.Wr.Wb

Kenali, Enam Reaksi Tubuh Saat Jatuh Cinta



Bahwa jatuh cinta mengubah suasana hati menjadi bahagia. Ini benar. Saat itu, dalam tubuh terjadi peningkatan hormon rasa senang karena reaksi kimia.
 
Seperti dikutip Health, salah satu hormon yang hadir adalah dopamin. Hormon ini dilepaskan ketika seseorang jatuh cinta hingga mereka merasa gembira dan memiliki semangat baru. Tapi jatuh cinta tak hanya urusan hati, beberapa bagian tubuh pun bereaksi karenanya. Seperti apa?
 
Aktifkan otak 
 
Jatuh cinta mengaktifkan sekitar 12 area di otak. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of sexual medicine, seseorang akan mengetahui bahwa dirinya sedang jatuh cinta hanya dalam seperlima detik.
 
Insomnia
 
Journal of Adolescent Health menuliskan, orang yang sedang jatuh cinta akan kehilangan satu jam tidur setiap malamnya. Gangguan tidur ini terjadi karena Anda selalu memimikirkan orang yang sedang dicintai.
 
Sembuhkan sakit
 
Meski jantung berhenti dan tekanan darah menurun sesaat ketika jatuh cinta, tapi perasaan jatuh cinta mampu membentuk antibodi. Studi dari Stanford University merumuskan: jatuh cinta mengaktifkan reseptor saraf otak, yang merupakan obat pengilang rasa sakit alami.
 
Pelupa
 
Saat kepincut dengan seseorang, otak akan melepaskan hormon cinta oksitosin yang dapat merusak memori. Inilah mengapa saat jatuh cinta seseorang mendadak jadi pelupa. 
 
Terasa manis
 
Apapun yang dirasa ketika jatuh cinta memang terasa manis. Termasuk makanan. Menurut American Psychological Association, orang yang sedang jatuh cinta, dan kemudian disuruh mencicip makanan atau minuman, mereka pasti akan menjawab jika makanan dan minuman memiliki rasa sama yaitu manis.
 
Tulang kuat
 
Sebuah penelitian dari David Geffen School of Medicine, Los Angeles mengungkap korelasi antara kebahagiaan dan tulang kuat. Penelitian itu menyebut, kesehatan tak hanya terpaku pada pola makan, namun juga terhubung pada aspek-aspek sosial seperti kualitas hubungan.
 
Menurut penelitianyang menguji 294 pria dan 338 wanita ini, hubungan percintaan dengan kesehatan tulang ada di daerah tulang belakang. Seseorang yang berbahagia disebut memiliki tulang lebih kuat.